185 hari

Jika sabda-Nya tlah berbicara, tak kan ada yang kuasa memutuskan ikatan-Nya. ‘Jadi, maka jadilah!’ Jika takdir-Nya tlah tertulis, segalanya menjadi mungkin. Meski hanya seratus delapan puluh lima hari. -Jakarta, 10 Februari 2011, 01:55 am- Advertisements

selamat tinggal

selamat tinggal pada sang fajar, yang membawa indahnya embun pagi di pucuk daun hingga sang mentari menerbangkan sejuknya menuju siang selamat tinggal pada sang mentari, yang hadir seiring awan hitam yang menyelimuti langit lalu menghilang seiring datangnya hujan yang membawa sang pelangi selamat tinggal pada sang pelangi, yang membawa indahnya senja selepas hujan yang mengguyur … More selamat tinggal

salahku

salahku, yang meninggikan harap setinggi langit biru salahku juga, membiarkan impian membawa terbang seluruh saraf sadarku harusnya, kubunuh saja semua rasaku sejak dulu agar ujung panahnya tak lagi mempan menusuk perasaan dan harusnya, kupatahkan saja sepasang sayap pengharapan sisi hati agar sadarku tak lagi hilang bersama sang mimpi dan kini, di penghujung semua resah yang … More salahku

seteduh tatapmu

Dalam balutan indahnya gerimis senja Ada rasa yang hadir sesejuk embun pagi Menetes di sela rimbun dedaunan, seakan tak berharap sang mentari menghapusnya Dalam lembut dekapan kabut tipis, sore itu… Ada damai terasa menelisik relung jiwa Seiring langkah menerobos rimbun padang sabana, di tengah hangatnya pulau cinta Ijinkan ku tinggal sejenak, menikmati semilir angin syahdu … More seteduh tatapmu

dua puluh tiga tahun

hari ini bersama desir angin yang menerpa wajah di pernghujung pagi ini yang berhias tetes hujan teruntai syukur yang tiada terhenti padamu ya Rabb atas setiap nikmat di hidupku meski sering diri ini berbuat dosa, yang terulang dan senantiasa terulang meski terkadang lalai, tiada kusebut namaMu di dalam setiap langkah dan desah nafas yang terhembus … More dua puluh tiga tahun

shubuh ini

shubuh ini, kutemukan jawaban atas segala hampa di relung jiwa lewat panggilan-Mu yang mengalun indah menerobos dingin pagishubuh ini, kudapati kesejukan atas setiap gundah yang merasuk qalbu lewat dinginnya tetesan air yang membasuh wajah hingga ujung kaki shubuh ini, kutemukan ketenangan lewat belaian janji-janjiMu, bahwa setelah kesulitan ada kemudahan sesungguhnya, bersama kesulitan kan ada kemudahan … More shubuh ini

jalan yang berbeda

lelah.. mengingat, mengenang semua jalinan ceritasakit, perih menahan… segala beban di hati tangis,sedih mengiring… akhir kisah indah dan kini, jika jalan kita tlah berbeda -Jakarta, 1 Juli 2007, 12:22 AM-