finally…

Seminggu yang lalu (12 Juni 2008), ketika itu gerimis sedang mengguyur jakarta saat orang-orang mulai bersiap untuk kembali dari kantor. Saya pun masih ga terlalu peduli dan tetap berkutat pada pekerjaan yang memang baru berakhir jam 9 malam, sambil sesekali melihat keluar jendela memandang indahnya karunia Sang Pencipta yang turun bersama tiap tetes hujan. Tiba-tiba … More finally…

segenggam rindu untukmu

Saya pergi dari Jakarta. Jenuh dan penat sedang melanda jiwa dan raga saya. Dan menyenangkan sekali menyusuri sepanjang tol Cipularang siang tadi, memandang hijaunya kebuh teh dan deretan pohon yang berdiri bagaikan sebuah pagar. Dua hari ini saya berencana habiskan di bumi Parahyangan, sejenak melepaskan diri dari kepenatan dan rutinitas ibu kota yang membuat waktu … More segenggam rindu untukmu