185 hari

Jika sabda-Nya tlah berbicara, tak kan ada yang kuasa memutuskan ikatan-Nya. ‘Jadi, maka jadilah!’ Jika takdir-Nya tlah tertulis, segalanya menjadi mungkin. Meski hanya seratus delapan puluh lima hari. -Jakarta, 10 Februari 2011, 01:55 am-

liburan panjang dan road show undangan nikah

Liburan yang cukup lama di akhir taun 2008 kemarin memang penuh dengan agenda dan kejutan. Dari hasil atur-atur jadwal kerja di kantor dan cuti, alhamdulillah bisa dapat total 8 hari libur dari tanggal 23 – 30 Desember 2008. Dan agenda pun sebenernya sudah disusun dari sebulan sebelumnya yang melibatkan perjalanan tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, … More liburan panjang dan road show undangan nikah

capturing the wedding

Beberapa pekan yang lalu, Ihsan Aphadani seorang sahabat seperjuangan di kampus dulu meminta bantuan untuk jadi tukang foto di pernikahannya. Tanpa berpikir panjang pun saya lantas mengiyakan permintaannya, sekalian nambah pengalaman dalam bidang wedding photography. Toh hanya sekedar bantuin fotografer aslinya, itu yang ada di pikiran saya. Akhirnya saya pun menyiapkan 450D di dry box … More capturing the wedding

segenggam rindu untukmu

Saya pergi dari Jakarta. Jenuh dan penat sedang melanda jiwa dan raga saya. Dan menyenangkan sekali menyusuri sepanjang tol Cipularang siang tadi, memandang hijaunya kebuh teh dan deretan pohon yang berdiri bagaikan sebuah pagar. Dua hari ini saya berencana habiskan di bumi Parahyangan, sejenak melepaskan diri dari kepenatan dan rutinitas ibu kota yang membuat waktu … More segenggam rindu untukmu

undangan nikah pagi ini

Pagi ini, terdengar reff-nya nasyid “Kupinang Engkau Dengan Al-Quran” nya Gradasi yang menandakan sebuah SMS masuk ke PDA saya. Ternyata adalah undangan pernikahan salah seorang sahabat saya***halah, pernikahan satu kampus lagi : Sender : Ernayanti Nur Widhi Message : Bismillah, insya Allah akan menikah Ernayanti NW dengan Marithu Repri Yasfani tanggal 18 Mei 2008 bertempat … More undangan nikah pagi ini

salahku

salahku, yang meninggikan harap setinggi langit biru salahku juga, membiarkan impian membawa terbang seluruh saraf sadarku harusnya, kubunuh saja semua rasaku sejak dulu agar ujung panahnya tak lagi mempan menusuk perasaan dan harusnya, kupatahkan saja sepasang sayap pengharapan sisi hati agar sadarku tak lagi hilang bersama sang mimpi dan kini, di penghujung semua resah yang … More salahku