ritual minum kopi

Sejak pesanan Vietnam Coffee Drip dan 1 bungkus ground coffee ber-genre DFB  (Dinner Fiesta Blend) dari Sarang Kopi datang, saya jadi punya ritual khusus ketika minum kopi ketika sore atau malam hari. Saya sangat menikmati ritual mulai dari membuka bungkusan berisi bubuk kopi hingga meminum tetes terakhir kopi dari cangkir. Sepertinya, tak kan lengkap suatu hari dalam hidup saya tanpa meneguk seduhan kopi. Dari awalnya meminum kopi hanya untuk menghilangkan rasa kantuk, dan kini meminum kopi untuk sebuah kenikmatan. Banyak orang bilang, saya sudah kecanduan. Tapi bagi saya, kopi adalah sebuah selera hidup., meskipun saya tidak pernah menyertakan racun nikotin (red -merokok) ke dalam ritual minum kopi saya.

Vietnam Drip dan DFB
Vietnam Drip dan DFB

Alat ini memang sedikit unik. Sebelum mendapatkan secangkir kopi pekat nan nikmat, bubuk kopi harus diletakkan di bagian dasar alat tersebut, kemudian dipadatkan sampai dengan ukuran kepadatan tertentu. Setelah dirasa kepadatan kopi di bagian dasar cukup, bisa ditambahkan gula atau cream atau susu sesuai selera (kalau saya cukup kopi dan sedikit gula saja). Langkah terakhir adalah menuangkan air mendidih ke dalam alat tersebut yang sudah diletakkan di atas cangkir.

VD di atas cangkir
VD di atas cangkir

Setelah menunggu beberapa saat, maka kopi akan mulai menetes dari bawah bagian Vietnam Drip yang memang memiliki lubang kecil-kecil. Sembari menunggu seluruh air dalam VD menetes menjadi secangkir kopi nikmat, anda bisa fesbukan, chatting, ato ngemil.

secangkir kopi hitam pekat nikmat
secangkir kopi hitam pekat nikmat

Dan kesabaran pun pasti akan berbuah, yaitu secangkir kopi hitam pekat yang dengan mencium aromanya saja dapat membuat fresh pikiran. Dan kenikmatan itu akan terus berlanjut ketika nyeruput kopi langsung dari cangkir hingga menjilat tetes terakhir kopi tersebut.

Tertarik untuk mencoba ??

Langsung saja berkunjung ke Sarang Kopi atau baca-baca di forum ini dan itu.


25 thoughts on “ritual minum kopi

  1. Pengen sih nyobain, tapi sayang dah ada nota kesepakatan dengan suami utk tidak minum kopi lg setelah ketauan ada gejala2 candu, hehehe.. ^_^

    Btw, Goen.. dah sering oprek2 Ubuntu yak, helep mi neh..baru 2 minggu kerja dah dsuruh instal LDAP server @_@. Ada pengalaman di LDAP server gak?

    1. kopi tidak baik untuk ibu hamil lho Deen😀

      lumayan lah untuk interaksi dengan keluarga Linux..kalo LDAP server, pernah coba-coba juga..itu juga udah lama..

      emang ada problem dimana Bu?

  2. itu kopi yg sama kk seperti paman hlen minum,
    paman hln ud holic bgt ma kopi,
    mending kalo minumnya “ABC” ato “kapal api”,
    ini harga kopinya lbh mahal malah drpd harga sepatu butut kuliah hlen,
    hahahaha..

    1. hmmm..belum semahal itu koq Len.
      tp untuk sebuah kepuasan dan kenikmatan kopi, harga mungkin bukan jadi prioritas yang pertama bagi sebagian orang..

    1. Thanks Kang Chandra atas kunjungannya..

      Resepnya sudah saya donlot, dan siap diimplementasikan..
      Kopinya bener-bener nikmat..harum banget..

  3. kopi yang membuatku tesepona adalah Kopi Toraja!

    eh, ente pernah nyoba kopi gilingan ora? jadi kopi dibakar sendiri (disangrai dengan tungku) kemudian ditumbuk, kemudian direbus, baru disajikan dengan mantab..

    he he he.. sensasinya jelas beda, bro!

  4. Telah hadir forum komunitas pecinta kopi terbesar di Indonesia!

    Indonesian Coffee Community merupakan suatu wadah untuk bertukar pengalaman dan informasi tentang kopi di Indonesia. Forum atau komunitas ini tidak hanya untuk pelaku bisnis kopi, tetapi juga untuk semua pecinta dan penikmat kopi (Coffee Lovers) yang berada di seluruh wilayah Indonesia. Indonesian Coffee Community dibuat khusus untuk membumikan kopi di tanah air bahkan di dunia.

    come and join with us :

    http://www.coffeecommunity.web.id

    Regards,
    Indonesian Coffee Community Team

  5. wah memang kopi menjadi habitus yang ga bisa di hilangin karena aroma dan rasanya, mantabs banget.. ayuk mari bersama kita lestarikan budaya kopi.. walaupun sejarahnya kopi bukan dari indonesia, tapi setidaknya kopi menjadi komoditi yang sangat besar di Indonesia.. salam kenal

  6. Mantap! Enak nih, kayaknya.
    Papa saya juga punya pengolah kopi bubuk kayak gini. Tapi bedanya, kudu dipanasin di atas kompor. Uap air dari kopi tersebut yg akan tertampung dan nantinya diminum. Sedap!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s