selamat tinggal

selamat tinggal pada sang fajar,
yang membawa indahnya embun pagi di pucuk daun
hingga sang mentari menerbangkan sejuknya menuju siang

selamat tinggal pada sang mentari,
yang hadir seiring awan hitam yang menyelimuti langit
lalu menghilang seiring datangnya hujan yang membawa sang pelangi

selamat tinggal pada sang pelangi,
yang membawa indahnya senja selepas hujan yang mengguyur bumi
meski malam menghapus indah warnanya yang tersusun elok,
bagai sepucuk tangga ke langit tujuh

selamat tinggal pada sang malam,
yang membawa terbang ke alam mimpi bertemu sang bidadari
hingga sang fajar merekah merah di ufuk timur
sebagai pertanda datangnya pagi

————————-

jakarta, 29 juli 2008, 03.15 wib

***pada akhirnya hidup adalah sebuah putaran waktu yang membawa kita menyongsong satu episode hidup yang baru dengan meninggalkan satu episode di belakang. beruntunglah bagi yang bisa belajar dari setiap episode hidup yang terlewat, karna semuanya tak pernah terjadi karna kebetulan, melainkan atas kehendak-Nya. (Catatan di Penghujung Malam)


7 thoughts on “selamat tinggal

  1. memang mas, hidup itu episode…

    ada saatnya episode itu jadi melankolis, dan ada saatnya lagi episode yang ceria…

    kita merupakan aktor dan Allah SWT adalah sutradaranya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s