segenggam rindu untukmu

Saya pergi dari Jakarta. Jenuh dan penat sedang melanda jiwa dan raga saya. Dan menyenangkan sekali menyusuri sepanjang tol Cipularang siang tadi, memandang hijaunya kebuh teh dan deretan pohon yang berdiri bagaikan sebuah pagar. Dua hari ini saya berencana habiskan di bumi Parahyangan, sejenak melepaskan diri dari kepenatan dan rutinitas ibu kota yang membuat waktu serasa berputar lebih cepat.

Malam ini sudah terlalu larut untuk terus terjaga, bahkan saat ini jarum panjang sudah hampir menyentuh angka dua. Entah mengapa, saya masih enggan untuk sejenak meluruskan punggung dan memejamkan mata untuk menjemput mimpi, padahal kepala juga sudah mulai berat dan panas.

Saya putuskan untuk menjelajahi dunia sambil ber-chatting ria dengan teman-teman yang masih terjaga juga. Maksain diri buat jalan-jalan, ehh…..ketemu link ini. Entah kenapa tiba-tiba ada keinginan membaca sampai selesai. Menikmati kata demi kata yang terangkai indah oleh penulis sebagai ungkapan rindu untuk bunda.

Begitu selesai membacanya, pipi ini serasa ditampar keras hingga saya benar-benar tersadar dan tetap terjaga. Hati dan pikiran seketika langsung terbang melintasi ratusan kilometer ke arah timur, melewati beberapa kota hingga tiba di sebuah rumah di pinggiran kota itu. Mengetuk pintunya, dan menjumpai sesosok bidadari.

Arrrghhh, Saya rindu…saya kangen Bunda !!!

Saya rindu senyumnya yang selalu hadir membahagiakan hati. Saya benar-benar rindu belaiannya yang selalu ada untuk menenangkan segala resah. Dan saya juga kangen setiap petuahnya yang selalu terucap menguatkan langkah kaki ini.

Wahai Bunda, sedang apakah dirimu di sana??

Wahai malaikat malam, terbanglah dengan kepakan sayapmu dan sampaikan pada Bunda tentang segenggam rinduku malam ini. Rabbighfirli waliwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayani shaghiiraa..


10 thoughts on “segenggam rindu untukmu

  1. makanya mas, klo pulang ke rumah.. cium tangan bundanya…
    jangan ngotorin rumah melulu,,,, jangan gangguin adek2 mlulu ampe nangis..
    hehhee,, sok teu banget ya gw.

    ok lah… met berindu ria…
    untuk doanya… Allahumma aamiin ^_^

  2. ane g usah bicara ya,,, takut salah…
    liat-liat ja blog ade, kq ada cinta disana ada rindu yang sahdu.
    salam kenal mas,,, salam dariku, yang jauh dimata, semoga dekat dilentik jemari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s