salahku

salahku,
yang meninggikan harap setinggi langit biru
salahku juga,
membiarkan impian membawa terbang seluruh saraf sadarku

harusnya,
kubunuh saja semua rasaku sejak dulu
agar ujung panahnya tak lagi mempan menusuk perasaan

dan harusnya,
kupatahkan saja sepasang sayap pengharapan sisi hati
agar sadarku tak lagi hilang bersama sang mimpi

dan kini,
di penghujung semua resah yang mengalun bersama seuntai harap
harus kusadari…
di persimpangan jalan ini,
aku kehilanganmu untuk yang kedua kali

Dayeuh Kolot, 14 April 2008, 15:12 WIB

[mencoba merenungi dan memahami tentang makna kehilangan…mumpung hati sedang berdamai untuk diajak sentimentil]


9 thoughts on “salahku

  1. saya suka dengan headernya😉
    daerah mana ya? (gak penting)
    saya ndak ngerti puisi jadi ndak bisa ngasih komen
    salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s