lapar

Wah, tiba-tiba rasa lapar menyerang bertubi-tubi tanpa permisi. Padahal dua jam lagi juga waktunya makan siang. Daripada menahan rasa lapar yang bikin perih perut, dan bisa jadi akan berujung sakit, mending dituruti saja keinginan perut***hueheuhe. Tapi sebelum berangkat ke kantin, posting dulu aja.

Ehm, nanti sore saya jadi pulang kampung. Tetep menggunakan kereta Argo Lawu yang sudah beli tiketnya dua minggu lalu. Itu artinya pula, agenda gathering jadi dilaksanakan sambil menikmati sego kucing dan kopi joss yang sudah sangat saya rindukan. Semoga agenda untuk bertemu dengan ibunda-“nya” jadi dilaksanakan juga, karna kalo ga saat ini mau kapan lagi coba. Belum tentu setiap bulan bisa pulang ke Solo. Semoga “dia” mengijinkan saya untuk mengenal keluarganya lebih jauh lagi. Amien.

Barusan saya dapet telpon dari bunda, kalo adek saya lagi sakit. Waduhh… jadi pengin segera nyampe kampung halaman, Ga sabar pengin liat kondisi adik saya. Syafakillah yak!! Moga lekas sembuh ya dek.

 

..:: Jakarta, masih sepagi ini sudah lapar ::..


2 thoughts on “lapar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s