pusing di tengah keromantisan

Hari ini kepala rasanya berat banget, pening ditambah pusing yang rasanya ga karuan. Mungkin ini dampak semalem yang kurang tidur, yang akhirnya pagi ini pun masih tersisa rasa kantuk yang bertubi-tubi.

Seharian kemaren saya harus menempuh perjalanan dari TB Simatupang – Cawang – Cileungsi – Kampung Rambutan – Lebak Bulus – Kuningan, yang kesemuanya pake kendaraan umum bertemankan macet dan hujan yang sempet mengguyur sebagian Jakarta.

Malam harinya saya menginap di tempat sahabat dekat saya yang sebentar lagi akan melepas masa lajangnya dengan menikahi teman sekampus dulu. Meski badan sudah capek dan menagih untuk segera diistirahatkan, justru kita berdua malah bernostalgia dengan semua kisah-kisah semasa masih SMA dulu. Semuanya indah, meski terkadang harus dihiasi dengan tangis dan kekecewaan.

Mungkin saat-saat inilah menjadi waktu yang berharga buat saya sebelum dia nanti dirampas oleh sang istri, yang akhirnya membuat saya ga akan bisa bebas lagi ngobrol hingga larut malam. Banyak hal yang dia nasehatkan kepadaku di akhir-akhir masanya menjadi seorang bujangan***bener-bener menyedihkan ditinggal nikah sahabat dekat.

Dan pagi ini, bersama kepala saya yang masih terasa berat, tiba-tiba temen kantor ada yang nyetel lagunya Glenn Fredly yang judulnya My Everything yang bisa membuat saya tersenyum sendiri.

I’ll come running to you
Fill me with your love forever
I promise you one thing
That I would never let you go
‘Cause you are my everything

Kapan ya bisa ngomongin itu ke seseorang yang sangat berharga dalam hidup kita?? Entahlah. Yang pasti saya pun sangat berbahagia saat ini, karna sebentar lagi, sahabat dekat saya akan segera menemukan tambatan hatinya. Dan dia menjadi yang pertama menikah di antara gerombolan kami.

Selamet ya Yan….Thanks buat semua saran-sarannya. Doain aja moga bisa cepat menyusul.

 

..:: Jakarta, tengah hari yang bernuansa mendung ::..


One thought on “pusing di tengah keromantisan

  1. Saya juga lagi pusing.saya inggin sekali menikah dengan kekasih saya.keluarga kami sudah sama-sam setuju mas depan juga sudah agak bisa dibayangkan karena kekasih saya sudah bekerja.tapi dia masih minta waktu karena inggin menabung dulu dan banyak alasn lain yang dia kemukakan yang menurut saya bisa kita selesaikan setelah kita menikah.tapi saya takut semakin lama kita pacaran semakin banyak dosa yang kami tanam.saya benar2 PUSING bagaimana menjuelaskan dan memberi keykinan pada kekesih saya jika menikah itu lebih baik bagi kita,karena kita akan terjaga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s