dengan seutas harap

lama kuarungi lautan hidup
terombang-ambing diterpa badai dan deburan ombak
goyah mencoba tuk bertahan

tapi kini…
usai sudah perjalanan itu
layar besar tlah tergulung
jangkar pun terpanah menghujam
kapal itu pun tlah berlabuh
di sini, di kota ini
di labuhan hatimu

jika mentari esok masih kuasa bersinar
di qalbu terangkai harap
malam ini kan berlalu lebih panjang

karna masih terbesit harap tuk menjalin cerita
tentang separuh jiwaku yang tlah terisi dirimu
tentang segenap cita dan doa tuk meretas hari esok
bersama, berdua…
bi’idznillah

teriring rintik hujan, bersama sebuah harap;
bimbing kami ya Allah…

 

Gemolong, 14 Mei 2007, 23.14 WIB


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s