over 22 years old

Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Q.S Al ‘Ashr)

Itulah waktu, yang ibarat mata pedang, jika kita tidak dapat menggunakan dengan baik, maka bersiaplah celaka karenanya. Pun begitu dengan waktu yang telah terlewat. Ia tak mungkin kembali lagi, tak mungkin dapat diraih lagi.

Merenungi waktu, membuatku melayang tinggi melintasi berjuta dimensi hidup yang pernah aku lalui. Di sanalah terukir perjalanan panjang hidup yang entah kapan akan berakhir.
Tanpa sadar, beberapa hari yang lalu tepatnya 23 November 2006, Allah menggenapkan usiaku untuk yang ke-22. Ngeri…. karena itu berarti jatah usiaku di dunia tlah berkurang satu tahun lagi. Dan artinya semakin dekatlah aku dengan suatu masa yang akan menjadi putuskan segala kenikmatan yang ada di dunia, yaitu MAUT.
Sementara diri ini belum siap jika dihadapkan pada hari itu.
Sementara amalan ini belumlah cukup untuk menebus sekian banyak dosa yang kuperbuat.

Wahai Allah,
panjangkanlah umurku jika dengannya hamba dapat berbuat amalan kebaikan lebih banyak lagi.
namun sebaliknya,
pendekkanlah umurku jika dengannya hamba dapat mengurangi amalan burukku

22 tahun bukanlah umur yang muda lagi. Semakin banyak tanggung jawab yang menanti di depan.

Tanggung jawab sebagai seorang hamba kepada Sang Khaliq
Tanggung jawab sebagai seorang anak kepada orang tua
Tanggung jawab sebagai seorang lelaki sejati yang suatu saat akan menjadi suami sekaligus seorang ayah
dan masih banyak tanggung jawab yang lainnya.
Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan keistiqomahan untuk menjalankan semua amanah dan tanggung jawab itu.

Special thanks to :

  • Allah SWT & Muhammad SAW – “Sang Pembawa Risalah”

  • My Beloved Parents & Sista

  • Semua teman-teman & sahabatku yang masih mau menyisakan sedikit ruang dalam ingatan dan menuliskan di sana tanggal 23 November 1984 sebagai tanggal lahir seorang “Gunawan Prasetyo”.

Makasih atas semua ucapan dan doanya baik itu lewat SMS (Silvi, Risma, Snel, Adheet, Ajijah, Ade HP, Cahyo, Cicky), testimonial di FS (Ihsan, Rico, Abas, Dana, Oppie), message di FS (Yunita, Risma), chatting di YM (Anggi, Jenggot, Didin), telpon (mas Budi, my Sista), atopun face to face (Intan Yusantina, Ramon, Desiyana, Satrio, Primbon, Tepe & anak-anak HMIF) dan masih banyak lagi nama-nama yang ga bisa disebutkan di sini.

Makasih tlah membawaku sampai di titik persinggahan usiaku yang ke-22. Sungguh kehadiran teman-teman & sahabat membuat hidupku terasa lebih berarti. Maaf banget kalo ga bisa nraktir semuanya…

———————————
Bandung, 29 November 2006
01:37 A.M


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s