Category Archives: music

ipod nano 2gb:si kecil yang elegan

Setelah kehadiran Dopod 838pro dan laptop baru, iseng-iseng nyari Ipod Nano 1st Generation seken (karna emang udah tidak diproduksi lagi) di salah satu forum. Setelah beberapa hari ngubek-ubek, akhirnya ketemu juga di salah satu trit. Dan kebetulan Ipod Nano yang ditawarkan pas banget dengan yang saya cari, ditambah lagi warna hitam yang membuat saya semakin tergoda. Setelah beberapa kali tawar-menawar, akhirnya terjadi kesepakatan dan saya akan langsung mengambil barangnya di Bandung karena kebetulan hari Senin – Rabu memang ada di Bandung.

Selasa siang, saya pun menuju kediaman penjual yang ada di Gg Ripah Jl Moh Toha Bandung. Tidak sulit bagi saya yang notabene sudah 5 tahun hidup di Bandung untuk menemukan alamat tersebut. Setelah beberapa saat menimbang dan melihat ‘si kecil hitam elegan’ tersebut, akhirnya hancur juga pertahanan saya dan mengucurlah 750 ribu rupiah dari dalam dompet saya. Dan lagi-lagi, saya tergoda dan cadangan harta semakin menipis…****Duhhh, mengapa iman saya begitu mudah tergoyah??

Saya pun membawa pulang Ipod Nano dengan tersenyum puas, meski hati menangis melihat dompet semakin tipis. Dan itu brarti pula, satu item di wish and wanted tercoret sudah.

Ipod_Nano_1 Ipod_Nano_2

Bagi saya pribadi, lebih menyukai bentuk Ipod Nano 1st Generation daripada Ipod Nano generasi-generasi berikutnya. Bentuknya yang kecil menjadikannya mudah dibawa dan diselipkan di saku celana jeans saya. Ditambah paduan warna hitam membuatnya terlihat semakin elegan dan cantik***hiperbola banget sih.

Ipod_Nano_3 Ipod_Nano_4

Dengan kapasitas 2 GB yang ada di dalamnya, sanggup menyimpan 500-an lagu dan juga foto-foto. Dan itu lebih dari cukup untuk menghibur perjalanan Jakarta – Bandung bolak-balik. Saya pun mencoba mengawinkannya dengan Sennheiser PX 100 yang sudah saya beli beberapa hari sebelumnya, dan wooooowwww… ternyata menghasilkan suara yang sangat dahsyat.

Puas dan mantap !!!! hanya itu yang bisa saya ucapkan.


tak hanya diam

Selama seminggu ini, saya ditugaskan oleh kantor di divisi laen dan di gedung yang laen pula. Dalam seminggu ini, tiap pagi dan sore hari, saya harus menempuh perjalanan dari kawasan Cilandak-Jakarta Selatan menuju kawasan Thamrin-Jakarta Pusat. Kalau biasanya perjalanan ke kantor cukup ditempuh dengan jalan kaki selama 10 menit, kini harus ditempuh dengan jalan kaki 20 menit ditambah sekitar 1 jam perjalanan di atas angkutan umum.

Karna lagi tugas di divisi laen, otomatis akses ke internet ga sebebas dan semudah di “rumah” sendiri. Ditambah dengan koneksi yang ga sekenceng di “rumah”, membuat saya tidak secara rutin bisa update blog.

Kemaren (red -Rabu), tak seperti biasanya, saya naik busway yang ke arah Blok-M, padahal sebelum-sebelumnya cuma naek P19. Setelah nyampe di Blok-M, bukannya langsung pindah ke Metromini 610 jurusan Pondok Labu, saya malah jalan-jalan dulu dengan niatan sekalian ambil duit di ATM. Continue reading


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.