selamat tinggal pada sang fajar,
yang membawa indahnya embun pagi di pucuk daun
hingga sang mentari menerbangkan sejuknya menuju siangselamat tinggal pada sang mentari,
yang hadir seiring awan hitam yang menyelimuti langit
lalu menghilang seiring datangnya hujan yang membawa sang pelangiselamat tinggal pada sang pelangi,
yang membawa indahnya senja selepas hujan yang mengguyur bumi
meski malam menghapus indah warnanya yang tersusun elok,
bagai sepucuk tangga ke langit tujuhselamat tinggal pada sang malam,
yang membawa terbang ke alam mimpi bertemu sang bidadari
hingga sang fajar merekah merah di ufuk timur
sebagai pertanda datangnya pagi
————————-
jakarta, 29 juli 2008, 03.15 wib
***pada akhirnya hidup adalah sebuah putaran waktu yang membawa kita menyongsong satu episode hidup yang baru dengan meninggalkan satu episode di belakang. beruntunglah bagi yang bisa belajar dari setiap episode hidup yang terlewat, karna semuanya tak pernah terjadi karna kebetulan, melainkan atas kehendak-Nya. (Catatan di Penghujung Malam)
















klo terus berputar harusnya selamat datang… hehehehe
opo ki?
beuugggghhhhh..
dalem bnr kyny…
ngomong opo to iki…. rung mudeng…..
memang bener2 “penasehat spiritual”….
memang mas, hidup itu episode…
ada saatnya episode itu jadi melankolis, dan ada saatnya lagi episode yang ceria…
kita merupakan aktor dan Allah SWT adalah sutradaranya
i try to muse this words :
“karna semuanya tak pernah terjadi karna kebetulan, melainkan atas kehendak-Nya”
……………………………………………….. now i understand